Senin, 11 Juni 2012

Permainan Edukasi Anak Perempuan dalam Games for Girl

“Game for girl” merupakan aplikasi permainan yang bisa dengan mudah kita unduh di internet. Aplikasi-aplikasi permainan jenis ini pun tidak terlalu berat kapasitasnya sehingga tidak membutuhkan banyak space di komputer kita.

Jenis permainan seperti ini bermacam-macam. Berbagai jenis permainan tersebut dapat dimainkan anak-anak perempuan sesuai segmen usia mereka. Meskipun beberapa jenis game ada yang premium alias berbayar tapi tak sedikit yang free atau gratis. Bahkan ada game yang bisa langsung kita mainkan secara online di internet.

Permainan-permainan sejenis “game for girl” ada segi positif dan segi negatif bagi psikologi anak. Orangtua biasanya cenderung merasa khawatir jika anak mereka sudah mengenal games. Sebab di beberapa kasus justru games membuat anak-anak menjadi kecanduan yang akhirnya malas untuk belajar. Oleh karena itu pendampingan orangtua lagi-lagi memiliki peranan penting saat anak sedang bermain.

Kecanduan-kecanduan games biasanya dialami oleh anak laki-laki. Anak perempuan cenderung jarang mengalami kecanduan games. Jenis-jenis games yang biasanya digemari anak laki-laki seperti balapan mobil, pertarungan, petualangan, kreativitas, sedangkan games-games yang populer pada anak perempuan atau "game for girl" seperti games memasak, games fashion, games merawat bayi, games merawat hewan peliharaan, games dekorasi, dan masih banyak games yang sifatnya feminin.

Anak memang perlu dididik oleh orangtua agar tidak sampai kecanduan games. Tetapi memberi batasan pada anak pun harus dilakukan dengan hati-hati. Anak yang sangat di-protect tanpa penjelasan yang akurat justru akan membuat mereka semakin penasaran.

Rasa penasaran atau keingin tahuan yang tinggi malah berbahaya karena mereka bisa mencuri-curi kesempatan untuk bermain games tanpa sepengetahuan orangtua. Dampak yang ditimbulkan justru lebih buruk lagi bukan, dibanding anak yang mengomunikasikan keinginannya pada orangtua?

Pada anak perempuan, meskipun tidak terlalu mengkhawatirkan dibanding pada anak laki-laki dalam hal kecanduan games, tetapi orang tua tetap perlu memberi perhatian. Anak perempuan yang lebih memiliki kecenderungan senang bersosialisasi memang menjadi salah satu faktor meminimalisir kecanduan games.

Permainan yang sesuai dengan jenis kelamin anak baik untuk perkembangan mentalnya. Anak perempuan biasanya tidak terlalu menyukai games-games tembak-tembakan, games sepak bola ataupun games petualangan. Jika ada anak perempuan yang lebih menyukai permainan anak laki-laki dikhawatirkan akan muncul sifat-sifat maskulinnya.

Masalahnya sering muncul pertanyaan di benak para orangtua tentang mulai usia berapakah anak bisa diperkenalkan dengan komputer?. Pengenalan seperti apa yang bisa dilakukan oleh orang tua? Manfaat apa saja yang didapat jika anak diperkenalkan dengan komputer di usia dini? Serta bagaimana mengatasi kecemasan orangtua yang takut jika anaknya kecanduan permainan?

Game For Girl dan Tips untuk Orangtua

Pilihlah games sesuai dengan usia perkembangan mereka. Jika anak berusia di bawah lima tahun, Anda bisa memilihkan games yang lebih banyak fokus pada motorik.

Pilihlah games sesuai dengan harapan yang ingin dicapai orangtua pada kemampuan anak. Misalnya, jika ingin mengajarkan tentang warna pada anak, maka carilah games mewarnai di komputer. Gambar yang dicari bisa dari tokoh-tokoh princess

Untuk melatih anak mengenal komputer sejak dini, games juga merupakan saran yang efektif. Carilah games-games yang menstimulasi kognitif anak, saraf-saraf indera pendengaran, dan lain-lain.

Orangtualah yang harus memahami dan mencarikan games yang sesuai dengan karakter si anak. Hal ini bisa menimbulkan komunikasi dua arah sehingga antara orangtua dan anak bisa saling terbuka.

Buatlah kesepakatan dengan anak kapan waktu bagi mereka untuk bermain games, dan kapan bagi mereka waktu untuk belajar. Hal ini penting agar anak juga belajar tanggung jawab terhadap waktu mereka. Mereka diajarkan untuk tahu batas dalam segala hal agar tidak berlebihan yang akhirnya malah berdampak buruk.

Anak memang sesekali butuh hiburan agar tidak jenuh. Untuk mengatasinya memang tidak selalu dengan games-games modern. Sekali waktu ajak anak bermain permainan tradisional, atau sekali waktu ajak anak bermain di luar rumah. Hal ini dapat mengalihkan perhatian mereka terhadap permainan games-games modern yang cenderung membuat mereka lebih individualis.

Sesekali buatlah acara-acara makan-makan bersama di rumah dengan mengundang teman-teman si anak. Sebelumnya orangtua membuat kesepakatan bahwa selama ada teman datang semua permainan modern tersebut tidak dipergunakan dulu. Hal ini memungkinkan interaksi dengan teman akan lebih banyak. Biarkanlah sesekali rumah berantakan karena ulah mereka, setidaknya anak akan belajar bersosialisasi.

Temani anak saat bermain games. Orangtua bisa sesekali ikut bermain games juga bukan? Saat bermain games bersama anak, kedekatan pun akan lebih terjalin. Tentunya orang tua juga tak boleh malah berbalik kecanduan games. Intinya dengan bermain games bersama anak tetap merasa diperhatikan.

Untuk mendapatkan permainan-permainan games seperti “game for girl” yang bernilai edukasi juga bukan hal yang mudah. Jika anak dibiarkan mencari mainannya sendiri di internet alih-alih demi kebaikan justru masuk ke games-games yang tidak layak bagi anak.

Dampingi anak sewaktu akan mencari games tersebut. Meskipun game ini tampaknya aman bagi anak, tapi ada pula yang tidak. Seperti adanya games “kissing” misalnya. Games yang seharusnya segmennya untuk dewasa malah ada di games-games anak.

Jika orangtua masih takut untuk mencarikan games-games yang langsung online di internet, orangtua bisa membeli games-games berbayar alias premium. Dengan games-games premium orangtua bisa memilih jenis gamesnya dan men-download-nya sendiri di komputer rumah.

Anak tak perlu memainkannya secara online sehingga menghindarkan anak dari masuk ke situs-situs yang berbahaya. Bahkan orangtua juga memiliki keuntungan bisa memilihkan gamesnya sesuai segmen anak.

Jenis Permainan Game For Girl yang Positif untuk Anak

Games memasak

Games berdandan atau make up

Games dekorasi

Games fashion

Games mewarnai

Games menyusun puzzle

Jenis "game for girl" yang telah disebutkan di atas memiliki beberapa manfaat antara lain melatih kognitif anak, melatih psikomotorik anak karena anak dapat belajar memencet mouse maupun keyboard dengan baik, melatih saraf-saraf penglihatan dengan melihat warna-warna di komputer, melatih saraf pendengaran dengan mendengarkan suara atau instruksi yang ada pada games, juga melatih imajinasi anak dengan games-games yang mengharuskan mereka menyusun puzzle.

Bagi anak yang sudah terlanjur kecanduan games, saatnya orangtua harus turun tangan. Meskipun mengkhawatirkan orangtua tidak perlu panik. Perlahan-lahan orangtua harus meluangkan waktu untuk lebih dekat ke anak.

Anda bisa mendekatinya saat anak sedang bermain games, dengan mengajaknya komunikasi selama bermain games. Selanjutnya orangtua bisa mengalihkan perhatiannya dengan sering-sering mengajaknya keluar rumah. Jika banyak kegiatan yang dilakukan di luar rumah maka setibanya anak di rumah akan lelah dan lebih memilih untuk istirahat, mereka akan cenderung malas untuk bermain game.

Untuk menyembuhkan anak yang kecanduan games memang butuh waktu yang lama, namun jika orangtua mau meluangkan waktu untuk mengalihkan perhatian si anak dari game, lama-lama kecanduan tersebut juga akan hilang. Orangtua harus pandai-pandai membuat anak terhibur dengan kegiatan lain agar tidak mengingat gamesnya lagi tapi juga tidak cepat merasa jenuh.

Dames bukanlah momok yang harus dihindarkan. Manfaatkanlah games-games yang baik untuk edukasi anak. Bagi anak laki-laki games-games yang sifatnya petualangan dapat dipilihkan untuk anak dengan tetap memerhatikan segmen usia dan content dalam permainan tersebut.

Pada anak perempuan jenis “game for girl” dapat dipilihkan orangtua dengan tetap bersandar pada aturan yang baik. Games-games yang baik selain membantu menstimulasi kognitif anak, merangsang sistem psikomotorik juga mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas anak.

Jadi, para orangtua mulailah browsing di internet jenis-jenis permainan yang sesuai dengan perkembangan mental anak perempuan Anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar